TEBING TINGGI, TRANSPUBLIK, co.id- Personil Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi berhasil meringkus 2 (dua) orang pelaku pencurian kabel milik PT. Telkom Indonesia. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan Pegawai Telkom atas nama Muhammad Bobby Septian (23) dengan Nomor : LP/ B/ 348/ V/ 2022/ SPKT/ POLRES TEBING TINGGI/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 26 Mei 2022.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Junisar Rudianto Silalahi, SH, MH melalui Kasi Humas, AKP Agus Arianto kepada wartawan membenarkan penangkapan tersebut.

Dikatakan, kejadian pada hari Kamis tanggal 26 Mei 2022 sekira pukul 21.00 Wib di Jl. Let. Jend. Suprapto Kel. Pasar Gambir Kec. Tebing Tinggi Kota – Kota Tebing Tinggi.

“Kedua diduga pelaku berinisial SPP alias Sabar (19) warga Dusun VI Desa Penggalangan Kec. Tebing Syahbandar Kab. Serdang Bedagai dan AJP alias Ari (32) warga Jl. 13 Desember Lk. II Kel. Rambung Kec Tebing Tinggi Kota – Kota Tebing Tinggi,” ucap Agus Arianto.

Adapun kronologis kejadiannya, lanjut Agus, pada Kamis (26/5/2022) sekira pukul 09.00 Wib pelapor mendapat telepon dari saksi Ramadi (27) bahwasanya kabel yang baru dikerjakan terliat putus. Menurut Ramadani ciri-ciri orang yang mengambil kabel tersebut terliat di CCTV. “Coba Abang cek lagi lah CCTV-nya,” sebut Ramadi dalam teleponnya kepada pelapor.

Tambah Agus setelah mendapatkan informasi masyarakat bahwa telah terjadi pengerusakan kabel terhadap kabel milik PT. Telkom Indonesia di Jln. Suprapto, Kota Tebing Tinggi, selanjutnya Personil Sat Reskrim mengajak saksi Deny Afrizal dan Ilham Pasaribu menuju TKP.

Setibanya di TKP pelaku tidak ada lagi di tempat maka selanjutnya petugas bersama saksi melakukan penyisiran hingga akhirnya pelaku terlihat saat sedang menaiki becak bermotor sekitar Jalan Iskandar Muda, Kota Tebing Tinggi. Selanjutnya dilakukan interogasi terhadap tersangka dan kedua tersangka mengakui perbuatannya.

Agus menyebutkan dari kejadian tersebut PT. Telkom Indonesia mengalami kerugian berkisar
Rp. 5.566.440,- ( Lima juta lima ratus enam puluh enam ribu empat ratus empat puluh rupiah) terdiri Pipa Galvanis sepanjang 24 meter, pipa paralon 14 meter, kabel optik 24 sepanjang 15 meter.

Akibat perbuatannya kedua tersangka pencurian dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke- 4e, 5e dari KUHPidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan kurungan penjara paling lama tujuh tahun, tutup Kasi Humas.

(TP/AH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *