Kapolres Tebing Tinggi Pimpin Apel Gelar Pasukan “Operasi Keselamatan Toba 2022”

TEBING TINGGI, TRANSPUBLIK, co.id- Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Mochamad Kunto Wibisono, SH, S.IK, M.Si memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan “Operasi Keselamatan Toba 2022” dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dimasa Pandemi Covid 19 di Wilayah Hukum Polres Tebing Tinggi.

Apel gelar pasukan dilaksanakan Selasa (01/03/2022) di Lapangan Apel Polres Tebing Tinggi pukul 08.00 Wib yang dihadiri Wakapolres, Kompol Asrul Robert Sembiring, SH, MH, Para PJU Polres Tebing Tinggi, Batalion B Sat Brimob Tebing Tinggi, Dansub Denpom Tebing Tinggi, Kapten CPM Hendra, Koramil 13 Tebing Tinggi, Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi, Para Perwira dan Para Bintara.

Kapolda Sumut dalam arahannya yang dibacakan Kapolres Tebing Tinggi melalui Kasi Humas, AKP Agus Arianto menyebutkan bahwa apel gelar pasukan ini dilakukan serentak di seluruh jajaran Polda Sumut dengan tujuan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana yang akan dilibatkan Pada Operasi “keselamatan Toba – 2022”.

Lanjutnya, apel ini sekaligus menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik sehingga masyarakat Sumatera Utara dapat patuh dan disiplin dalam berlalu lintas, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan Lalu Lintas dapat menurun dan penyebaran pandemi Covid-19 dapat dicegah.

“Adapun Sasaran Operasi “keselamatan Toba – 2022” yakni para pelaksana operasi mampu mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata sebelum, pada saat dan pasca operasi yang dapat menghambat dan menganggu Kamseltibcarlantas serta penyebaran Pandemi Covid-19 khususnya menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah,” ucap Agus Arianto.

Dikatakan, Operasi “Keselamatan Toba” 2022 dilaksanakan selama 14 (Empat Belas) Hari, mulai dari tanggal 01 Maret 2022 sampai dengan tanggal 14 Maret 2022. Target Operasi yakni masyarakat pengguna Jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi. Sementara titik Lokasi Rawan Kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan Lalu Lintas serta kegiatan masyarakat dalam berlalu lintas yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), pungkas Agus.

Operasi “Keselamatan Toba – 2022” Ini Dilaksanakan — Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : Sti211/0Ps.4.5./2022 Tanggal 28 Januari 2022 Tentang Direktif Pelaksanaan Operasi Bidang Lalu Lintas Tahun 2022. Pada Operasi Ini Polda Sumut melibatkan 2.299 (Dua Ribu Dua Ratus Sembilan Puluh Sembilan) Personel Polda Sumut Yang Terdiri Atas:
• Satgas Polda Sumut : 150 Personel.
• Satgas Kewilayahan : 2.149 Personel.

Strategi yang diterapkan dalam Operasi ini mengedepankan kegiatan premetif, Preventif dan Persuasif yang humanis. Hal ini sebagaimana yang tercantum Pada Rencana Operasi “keselamatan Toba – 2022” yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta sebagai sarana untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Target Capaian Pada Operasi “keselamatan Toba -2022” Antara Lain : Memutus mata rantai penyebaran Pandemi Covid-19 dan mencegah terjadinya kerumunan massa. Terjadinya Kamseltibcar Lantas Pada Jalur Tol, arteri dan tempat wisata. Memperlancar arus Lalu Lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan jumlah fatalitas korban kecelakaan serta menurunkan level PPKM di wilayah Kabupaten / Kota Pada Provinsi Sumatera Utara.

Guna mencapai keberhasilan pelaksanaan operasi ini, Kapolda menekankan cara bertindak pada Operasi “keselamatan Toba – 2022” untuk dipedomani dan dilaksanakan antara lain; Deteksi Dini yakni penyelidikan, pengamanan, penggalangan dan pemetaan terhadap lokasi rawan terhadap kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan serta lokasi rawan penyebaran Covid-19.

Berikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang Kamseltibcarlantas dan bahaya penyebaran virus coorona melalui kegiatan sosialisasi seperti pemasangan Spanduk, Banner, Baliho, Penyebaran Leaflet Dan Stiker.

Tingkatkan Edukasi, Penerangan dan Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Tertib Berlalu Lintas Dan Mematuhi Protokol Kesehatan. Optimalkan Publikasi Tertib Lalu Lintas dan mematuhi Protokol Kesehatan melalui Media massa baik Media Elektronik, Cetak Dan Media Sosial. Gunakan Handy Talky dan alat komunikasi lainnya sebagai sarana komunikasi dengan kesatuan. Utamakan Keselamatan Jiwa, alat utama dan alat khusus yang digunakan dalam operasi.

Lakukan tindakan terhadap 9 (Sembilan) pelanggar prioritas yaitu pengemudi Ranmor yang menggunakan Handphone, Pengemudi Ranmor masih di bawah umur, berboncengan lebih dari 1 (Satu) orang, tidak menggunakan Helm SNI, mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol, melawan arus, pengemudi ranmor yang tidak menggunakan Safety Belt dan mengemudikan Ranmor Secara ugal-ugalan serta pelanggaran Over Dimension dan Over Load (Odol). Laksanakan penugasan dengan berperilaku simpatik dan mengutamakan pelayanan prima.

Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan kenderaan operasional oleh Pimpinan Apel. Kegiatan dimaksud berlangsung dalam keadaan aman, baik dan kondusif.

(TP/AH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *