Personil Unit Reskrim Polsek Padang Hilir Amakan Pelaku Penipuan di Bengkulu

TEBING TINGGI, TRANSPUBLIK, co.id- Personel Unit Reskrim Polsek Padang Hilir dipimpin Kanit Reskrim Ipda Supriyadi meringkus pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan. Pelaku berinisial MSB (50) warga Gang Melati IV, Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

Kapolsek Padang Hilir, AKP Salem Sigalingging, melalui Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto, Rabu (15/6/2022), membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku penipuan tersebut yang dilakukan pada Minggu (12/6/2022) di kediaman pelaku di Kampung Melayu Kota Bengkulu.

“Kasus penipuan dan penggelapan itu berawal pada Senin (12/10/2021) dimana saat itu korban Teuku Jecky Diansyah Ulba (47) warga Jalan Sutoyo Lingkungan I Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, ditelepon oleh pelaku Muhammad Sahrin Batubara dan menawarkan buah pinang kepada korban,” ucap Agus Arianto.

Lanjut Agus, saat itu pelaku melalui sambungan Whatsappnya melakukan vidio call dan memperlihatkan buah pinang kepada korban. Pelaku lalu meminta korban mengirimkan uang agar buah pinang tersebut dikirim oleh pelaku. Setelah disepakati, korban lalu mengirimkan uang sebesar Rp.60 juta ke rekening pelaku. Namun setelah uang ditransfer, buah pinang yang sudah dijanjikan tak juga dikirim oleh pelaku, imbuh Kasi Humas Polres Tebing Tinggi.

Korban kembali mencoba menghubungi pelaku pada 12 Mei 2022, namun pelaku tidak dapat dihubungi kembali. Sadar jika dirinya telah ditipu, korban selanjutnya melaporkan peristiwa penipuan dan penggelapan ini ke Polsek Padang Hilir dengan barang bukti 1 lembar bukti transfer uang sebesar Rp 60 juta ke nomor rekening atas nama MSB.

Atas pengaduan tersebut pelaku akhirnya ditangkap team unit Reskrim Polsek Padang Hilir di Kota Bengkulu. Ketika petugas melakukan interogasi pelaku membenarkan bahwa dirinya telah menerima uang Rp 60 juta dari korban.

“Akibat perbuatannya pelaku selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polsek Padang Hilir untuk proses lebih lanjut dan pelaku dijerat dengan Pasal 372 yo 378 KUHP Pidana,” tutup Kasi Humas AKP Agus Arianto.

(TP/AH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *